You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ahok Akan Jadikan 2015 Tahun Tertib Berlalu Lintas
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Ahok: Kalau Mau Hidup Nyaman Harus Tertib

Banyak harapan disampaikan masyarakat di tahun 2015, termasuk dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Orang nomor satu di Jakarta itu berharap pergantian tahun dari 2014 ke 2015 nanti dapat merubah masyarakat Jakarta menjadi masyarakat yang tertib di segala bidang.

Makanya nanti di tahun 2015, kita akan buka menjadi tahun baru yang tertib berlalu lintas. Karena kalau mau hidup nyaman, ya harus tertib

"Makanya nanti di tahun 2015, kita akan buka menjadi tahun baru yang tertib berlalu lintas. Karena kalau mau hidup nyaman, ya harus tertib," kata Ahok di acara launching Aksi Keselamatan Lalu Lintas di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Rabu (31/12).

Ahok berharap Jakarta bisa menjadi model bagi daerah lain dalam ketertiban berlalu lintas. Tak hanya tertib lalu lintas, warga Jakarta juga diharapkan dapat tertib dalam menjaga kebersihan.

Jakarta Bebas 3 in 1 Selama Empat Hari

"Di ibu kota kita mau jadi model, kita ingin tertib berlalu lintas, tertib kebersihan, saya mau tertib pedagang kaki lima (PKL) juga," tuturnya.

Menurut Ahok, perilaku berlalu lintas warga di ibu kota Jakarta saat ini terbilang masih kurang tertib. Buktinya, masih banyak dari pengendara, khususnya sepeda motor yang menerobos traffic light di jalan.

"Di Jakarta ini aneh-aneh. Motor nerobos traffic light, lampu masih kuning sudah tancap gas. Kalau dia nabrak mobil, kita yang salah," ucapnya.

Bukan hanya itu, sambung Ahok, pengendara roda dua di Jakarta juga banyak yang melawan arah seenaknya di jalan. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang berkomunikasi dengan handphone saat di atas kendaraan.

"Makanya Jakarta ini aneh, motor bisa lawan arah seenaknya, udah gitu pakai BBM-an lagi," cetusnya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menilai, perilaku buruk berlalu lintas masyarakat ibu kota Jakarta ini menunjukkan tidak adanya kepedulian terhadap orang lain di jalan.

"Sebenarnya saya malu jadi Gubernur Jakarta. Kita mau suruh warga naik bus, tapi busnya jelek, jalan kaki ditabrak," tukasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6149 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati